Wednesday, December 9, 2015

Diam

aku hanya bisa diam 
terdiam dalam keheningan hati 
tanpa kata kata 
Lidahku terasa kelu 
SeLuruh urat syarafku 
Memaksaku untuk berhenti.. 
tak mampu kuberfikir 
aku hanya bisa diam 
Akhirnya.. 
dalam diamku aku tersadar.. 
dalam diamku aku mengerti.. 
Bahwa jiwa yg tlah sekarat ini.. 
butuh tempat untuk bersandar.. 
bersandar dan bertahan 
bersama waktu.. 
Aku terdiam 
bukan krn keputus asaanku 
Bukan juga krn murungnya 
jiwa.. 
Melainkan aku mengerti.. 
Mengerti bahwa ada kalanya 
Mulutku ini harus terdiam 
terhenti 
Mendengar ucapan ucapan yg 
kerap kali 
menyayat hati.. 
Bicara pun percuma.. 
Hanya akan terdengar sia sia 
Mengalun lalu menghilang 
Dan Lebih baik aku diam 
ya.. Lebih baik aku diam..

No comments:

Post a Comment